Usia Khitan

usia.khitan.anakUsia Khitan..?? Di Indonesia usia maupun tradisi khitanan lebih dipengaruhi oleh adat istiadat masing-masing daerah, misalkan di Jawa lazimnya usia khitan anak pada usia sekitar 15 tahun, di Sunda biasanya usia 4 tahun, bahkan di Maumere dan Flores lebih sering dijumpai khitan pada usia 21 tahun.

Lalu, berapakah ideal usia berkhitan?

Secara medis, tidak ada batasan usia berapa harus berkhitan. Di Indonesia usia khitan lebih dipengaruhi oleh adat istiadat setempat. Di Arab Saudi anak dikhitan pada usia 3-7 tahun, di Mesir antara 5-6 tahun, di India antara 5-9 tahun, di Iran biasanya anak akan dikhitan saat usia 4 tahun.

Khitannya Al-Khalil (Nabi Ibrahim As)

Nabi Ibrahim As berkhitan pada usia 80 tahun. Beliau mengkhitan Nabi Ismail As pada usia 13 tahun, dan mengkhitan Nabi Ishaq As pada usia 7 tahun. Khitan merupakan salah satu keutamaan yang diujikan Allah Swt kepada khalilnya – Nabi Ibrahim As – yang kemudian dilaksanakan dengan baik oleh beliau, oleh karena itu layaklah bila beliau mendapat julukan Imam Umat Manusia. Konon, beliau adalah manusia pertama yang melakukan khitan.

Kemudian sunahnya itu diikuti oleh para nabi dan rasul setelahnya, termasuk Al Masih Isa bin Maryam As. Diundangkannya Hukum Berkhitan Sabda Rasulullah Saw :“Fitrah itu ada lima, khitan, mempertajam pisau penyembelihan, mencukur kumis, menggunting kuku, dan mencabut bulu ketiak”. Rasulullah saw. Meletakkan khitan sebagai puncak perilaku fitrah, yang dimaksud dengan fitrah di sini adalah fitrah yang mensucikan badan.

Usia Berapa Sebaiknya Khitan?

Sebenarnya tidak ada batasan umur berapa yang tepat untuk di khitan. dari umur 1 bulan sampai dewasa pun bisa di khitan hanya saja bila pada anak kecil yang belum mengerti di khitan sangat repot perawatan luka sesudah khitannya. jadi sebaiknya anak dikhitan ketika kenaikan kelas 3-5 SD, dengan harapan anak usia tersebut lebih mudah diberi pengertian dan belum terlalu besar usianya, karena bila sudah terlalu besar usia anaknya khawatir menjadi malu bila di khitan

Beberapa dokter yang lain berpendapat khitan sebaiknya dilakukan saat anak berusia 1-12 tahun. Sebab, pada usia tersebut, anak umumnya belum ereksi. “Sehingga, risiko perdarahannya juga minimal.

Bagaimana jika terlanjur dewasa baru berkhitan?.

Banyak pria dewasa yang khitan dulu sebelum menikah. Jika sudah dewasa, dikhawatirkan ada pendarahan pada jahitan saat ereksi, untuk itu sebaiknya segera kencing pada malam hari (pukul 00.00) dan dini hari (pukul 04.00) Bila perlu, pakai weker agar bisa bangun dan buang air kecil.

Jika tidak, kandung kencing akan penuh pagi harinya. Kondisi begitu bisa mengakibatkan ereksi. “Jika ereksi, ada risiko perdarahan pada bekas jahitan,” tentu saja juga disertai rasa nyeri dan tidak nyaman.

Semoga Artikel tentang Usia Khitan ini dapat bermanfaat bagi Anda.

shareSeriale Online Subtitrate

Perihal Alat Sunat Flashcutter
Menyediakan Alat Sunat Laser / Flashcutter terbaru dan tercanggih. Hubungi : Joko Wipi Jl. Semeru 15/W8 Jember Hp: 081 333 149 444

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: